Happy birthday, Mabi! Ngga kerasa umur Mabi udah 6 tahun ya. Banyak banget hal baru yang Mabi alami, contohnya; merawat kucing-kucing kecil, mandiin kucing, sekolah di rumah, bisa ngeles kalo lagi disuruh, nangis di pojokan kalau lagi sedih dan ngga mau diganggu, udah bisa mandi sendiri sambil nyanyi-nyanyi, wah banyak deh!
Tampilkan postingan dengan label parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label parenting. Tampilkan semua postingan
Jumat, 30 Oktober 2020
Senin, 03 Juni 2019
EVENT TER EYE-OPENER. Nestle Lactogrow.
(sponsored)
Kenapa gua bilang pas? Karena masalah hidup Mavica dari umur 1 tahun itu seputar sembelit. Betul. Mulai dari keluarin BABnya pake sarung tangan dan lube, bantu pencet-pencet dan pijet-pijet. Itu semua karena dia gampang banget ngga cocok sama makanan. Dikasih pepaya pun malah tambah keras pupnya. Makanya gua tuh dariiii minggu-minggu lalu bingung, mau suplemen probiotik apa ya? Yogurt, tetes, pil? NAH pertanyaan ini bakal terjawab di akhir post ini.
Minggu, 27 Januari 2019
Aku Dulu Pejuang ASI, Baby Wearer, Terus Kenapa?
Gue inget banget saat umur 18 tahun dan mengetahui bahwa gue hamil. Rasanya mual-mual intens, beneran 20 menit isinya cuma nongkrong di kloset. Ternyata term ‘mual-mual’ ini bukan cuma muntah 2-3 kali, tapi di kasus gue, beneran bisa belasan kali - dan ngga ada isinya.
Lalu akhirnya test pack dan boom, gue hamil, dua garis. Segera kutelfon ayah dari janin itu. We were happy, semua orang happy terutama sang ayah dan orangtuanya karena ia anak tunggal.
Minggu, 25 Maret 2018
Ngajak Anak Naik KRL
Haloo! Pasti kangen cerita gua yak? Iya dong, harus kangen lah. Kangen.. water?
Sejak diajarin temen-temen naik kereta, gue jadi pecandu kereta! Walaupun awal-awal naik pasti drama deh. Mulai dari drama salah nge-tap kartu tapi masuknya ke gate yang laen, kan malu ya pas nerobos eh beri-besinya ga keputer wahahahah. Terus belum lagi pertanyaan, "Gres, ini turunnya dimana?!" yang keulang 30x sekali perjalanan, atau drama cari gojek di luar stasiun karena gojek gaboleh ngangkut penumpang di sana.
Minggu, 02 Juli 2017
Merawat Anak Tanpa ART dan Suami. SIKAATTT!
HAHA kok kesannya gue nelangsa banget? Tanpa ART? Tanpa suami? Berdua aja dong di rumah?
YAAAA BENARRRR!
Jadi, beberapa hari kemarin mbak gue mudik. Dan... suami gue masih kerja di luar kota sehingga gue sama anak harus survive sendiri di rumah. Sendirian. By all means, ngga ada bala bantuan siapa-siapa. Btw, kak Grace Melia munyu munyu bikin artikel ginian juga.
Awalnya gue merasa pesimis banget. "INI PASTI HELLISH!". Karena gue tau banget, merawat anak dengan mbak dan suami aja kadang masih suka bikin pusing kepala, apalagi cuma berdua doang?
And worse: itu adalah momen puasa. Dimana gue harus bangun shubuh siapin makan sendiri, siapin buka sendiri, merawat anak dengan perut kucruk-kucruk. Solo karir sebagai IRT bener-bener ngga pernah ada di list cita-cita gue.
"Yakin, Ningna?" kata Brian.
"Yakin lah, yakin," kata gue sambil membayangkan hellishnya menghadapi Mabi yang susah makan, picky eaters dan solo karir begadang-begadang.
Selasa, 23 Mei 2017
Please, Aku Belum Mau Punya Anak Lagi!
-Postingan ini gue buat saat PMS. Jadi kalo isinya marah-marah doang ya biarlah ya, ibu muda butuh berekspresi hahaha-
Salah satu pertanyaan yang paling, paling, paling gua benci di dunia ini adalah: kapan punya anak kedua?
"Kapan hamil lagi?" dan semacamnya.
Bukan, bukan karena si penanya itu yang salah, tapi guanya aja yang sensi. Guanya aja yang mikir macem-macem ketika ditanya hal seperti itu.
Kamis, 20 April 2017
Menularkan Selera Musik pada Mabi
Halo! Ada yang kangen sama Mabi nggaaakkk? Adaaaa! Bahkan ada yang lebih kangen sama Mabi dibanding sama gue. HIKS. Memang ya, kalau bapak ibunya cakep pasti anaknya cakep. YEAAAHHH hahahahah plaakkkk.
"Gimana sih biar anak aku multitalent kaya kamu?" ujar Mba Windi. Yea, di mata dia gue sangat multitalent. Padahal gue merasa skill gue masih sangatlah kaleng. Mungkin karena gue main biola kali ya? Main biola, gambar dan bla bla bla. Oke lah gue bisa beberapa hal, tapi gue sendiri masih merasa kurang T_T
Jumat, 18 November 2016
Cara Mendidik Anak Menjadi Lebih Kuat (!?)
Sabtu, 05 November 2016
Menyapih (Sukses!); Hari-hari Tanpa Mabi..
Senin, 24 Oktober 2016
[Sp.] Home Photoshoot ala Studio!
Siapa yang ga ada budget untuk photoshoot anak-anak? T_T AKOOOOO! Gue pengen banget photoshoot ala-ala anak artis, kenapa? Karena pingin ajaaa mengabadikan moment apalagi anak umur 2 taun kan lagi aktif tapi masih ada baby fat chubby-chubbynya gitu, apalagi giginya rata-rata masih bagus kan? Jadi biisa diarahin untuk ngapain aja. Misalkan, disuruh nyengir pasti mau, unjuk gigi pasti mau, kecuali disuruh belanja ayam paha atas 1 kg di Pasar Modern. Yakalay boz.
Gue berhasil untuk melakukan photoshoot ini! Mungkin hasilnya ngga yang kaya artis-artis karena kan ada properti yang dimiliki studio kayak lighting, sirip mermaid dan hal-hal tematik lainnya. Tapi ini worthy banget lho buat dipajang di dinding rumah, selama ngambil gambarnya bagus, ya! Kan gak asik ya kalo mau di frame tapi ada potongan daster keliatan di kaca -_- jadi gue ngerangkum hal-hal 'aman' yang bisa diterapin banget di rumah!
Selasa, 30 Agustus 2016
Akhirnya Aku Menyewa Jasa Asisten Rumah Tangga!
Sabtu, 30 Januari 2016
Anak Susah Makan! (15 bulan)
![]() |
| freepik.com |
Ada lah ya, ayolah masa gak ada, anak gue lucu gini ayolah ah ck kalyand jan gitu akh.
Iya gaes, jadi gue ini mau berbagi cerita dan solusi, tinggal message FB aku aja, siap-siap jadi milyuner, cuma gerakin jempol doang udah dapet bonus 250rb per hari! *ada yang familiar sama percakapan ini gak?*
Iya jadi gue dateng kesini dalam damai kok, gak mau nawarin apapun, suer. Ini juga bukan sponsored post karena emang
So the thing is, gue kemarin mengalami hal yang seluruh ibu di dunia takutkan: anak susah makan.
Dulu gue pede banget anak gue bakal nurut dan celangap aja walopun cuma dikasih sebutir embun, ternyata nggak, gue mengalami fase ini juga akhirnya!
Untuk memberi gambaran, anak gue itu umurnya 15 bulan, dia udah makan nasi dari umurnya 11 bulanan. Dan dari dia setahun sampaaaai dengan *kira-kira* 13 bulan, dia sangat pinter makan, apapun dia makan seperti roti, nasi, bubur susu instan, bubur susu murni nasional (gak gak canda elah), intinya dia suka banget sama semua makanan.
Gue inget makanan yang paling dia suka ituhhhhhh....... Bon Chon!
Sabtu, 26 Desember 2015
ASI; ... dan Perjuangan Mama Belum Selesai
Bandung, 25 Desember
2015.
Halo Mavi, ini Mama. Ituloh, yang suka ngambilin upil kamu
pake stylus hape karena gak ada cotton bud, sama yang suka cebokin kamu pup di
kloset sambil menopang pipi kamu di bahu kiri. Iya, mama tuh yang itu tuh, yang
selalu kamu sambut dengan wajah ceria sambil meneriakkan kata “Chi!!!!!”.
“Chii!!” Apa sih itu? Apa sih satu suku kata yang bisa
membuat kamu bahagia luar biasa, memohon dengan sangat dan ngebet banget pingin
digendong? Apa sih itu?
Ya, untuk beberapa bayi, kata “Chii!” bisa disamakan dengan “Nenn!”
Nen.
Nenen.
Yes.
Iya, “Chi!!” adalah kependekan dari “Bity”. Yang artinya
adalah nenen. Yang artinya adalah menyusui.
Sambil kilas balik, “Bity” itu sebutan yang diciptakan sama
nenek kamu tuh, yang sekarang jadi mama aku, “Biar orang-orang gak terlalu ‘ngeh’”
katanya. Semacam codename.
Sekarang ya, kalau mama lagi lewat dikitt aja, kamu langsung
histeris manggil-manggil. “Mamaaah? Chiiii!!” kadang sambil senyum memohon,
kadang sambil nangis merongrong. Padahal mama cuma
mau ambil minum doang.
Kenapa sih kamu suka banget sama bity?
Mama gak tau ya, mama gak pernah nyoba. Mama taunya
aktivitas bity itu adalah momen kita berdua, nak. Momen dimana kita bisa
pelukan, tidur berhadap-hadapan, merasakan ikatan yang sangat erat lewat
anugrah Allah yang bernama air susu ibu. Mama cuman taunya bity itu dimana
pikiran kita menjadi satu, nak. Bity juga menjadi obat mujarab ketika kamu gak
mau makan, gak mau tidur. Kamu cuma mau bity. Dan hanya bity mama yang kamu
mau.
Mama jadi pingin kilas balik perjalanan kamu menyusui..
Senin, 26 Oktober 2015
Menjawab Pertanyaan "Kenapa Remaja Jaman Sekarang Menyebalkan?"
“Kenapa remaja jaman sekerang menyebalkan?”
“Kenapa remaja jaman sekarang cuek?”
“Kenapa remaja jaman sekarang tidak tahu sopan santun?”
Kalau kalian sudah berpikiran seperti itu, selamat! Kalian
berarti sudah menjadi orang yang jauh lebih tua dari remaja, mungkin 30an.
Kenapa gue berasumsi begitu? Karena orang bisa
men-generalisir ketika mendapat sample yang cukup banyak, dalam hal ini: cukup
banyak berhadapan dengan remaja.
Atau, karena kita sudah mulai sensitif akan keadaan, yang
mana kondisi ini akan kita rasakan kalau sudah ‘mempedulikan’ behavior orang
lain.
Gue cukup ngerti kok, sama statement diatas, mungkin yang
mereka maksud adalah:
Remaja yang suka main hape sendirian saat pertemuan keluarga
Remaja yang suka ‘keras’ sama orang tua
Remaja yang tidak menghormati orang tua.
Remaja yang asyik sama dunianya sendiri.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)











