Bandung, 25 Desember
2015.
Halo Mavi, ini Mama. Ituloh, yang suka ngambilin upil kamu
pake stylus hape karena gak ada cotton bud, sama yang suka cebokin kamu pup di
kloset sambil menopang pipi kamu di bahu kiri. Iya, mama tuh yang itu tuh, yang
selalu kamu sambut dengan wajah ceria sambil meneriakkan kata “Chi!!!!!”.
“Chii!!” Apa sih itu? Apa sih satu suku kata yang bisa
membuat kamu bahagia luar biasa, memohon dengan sangat dan ngebet banget pingin
digendong? Apa sih itu?
Ya, untuk beberapa bayi, kata “Chii!” bisa disamakan dengan “Nenn!”
Nen.
Nenen.
Yes.
Iya, “Chi!!” adalah kependekan dari “Bity”. Yang artinya
adalah nenen. Yang artinya adalah menyusui.
Sambil kilas balik, “Bity” itu sebutan yang diciptakan sama
nenek kamu tuh, yang sekarang jadi mama aku, “Biar orang-orang gak terlalu ‘ngeh’”
katanya. Semacam codename.
Sekarang ya, kalau mama lagi lewat dikitt aja, kamu langsung
histeris manggil-manggil. “Mamaaah? Chiiii!!” kadang sambil senyum memohon,
kadang sambil nangis merongrong. Padahal mama cuma
mau ambil minum doang.
Kenapa sih kamu suka banget sama bity?
Mama gak tau ya, mama gak pernah nyoba. Mama taunya
aktivitas bity itu adalah momen kita berdua, nak. Momen dimana kita bisa
pelukan, tidur berhadap-hadapan, merasakan ikatan yang sangat erat lewat
anugrah Allah yang bernama air susu ibu. Mama cuman taunya bity itu dimana
pikiran kita menjadi satu, nak. Bity juga menjadi obat mujarab ketika kamu gak
mau makan, gak mau tidur. Kamu cuma mau bity. Dan hanya bity mama yang kamu
mau.
Mama jadi pingin kilas balik perjalanan kamu menyusui..