Banyak. Banyak banget yang request tentang perjalanan berhijab gue, dan menurut gue sebuah cerita tentang hijrah berhijab adalah hal yang harus disusun dengan seksama dan sedetil mungkin :)
Oke, pertama: Gue bukan wanita alim.
Dari dulu sampai sekarang. Maksudnya?
Ya, seperti yang gue bilang. Gue masih suka bergosip, gue masih seperti anak remaja *uhuk* lainnya, gue masih... Sama kayak wanita pada umumnya, even habis gue berhijab.
Jadi gue menulis ini sebisa mungkin dari sudut pandang cewek ke cewek, gak bermaksud untuk preaching apalagi nyinyir, karena gue tau kalau hijab adalah sesuatu yang sangat personal.
Oh, bukannya gue gak mau dibilang alim, tapi rasanya kalau gue berbagi sebagai "cewek", sense of closeness nya lebih terasa.
Gue mau berbagi aja sih, gak ada unsur pemaksaan, intimidasi atau 'menggurui' samasekali, anggep aja kita lagi berdua di kantin, sekedar ngobrol saat jam makan siang.
Karena gue juga sebenernya merasa gak pantes meng-alimkan diri :/

