Tuesday, 17 November 2015

SUPER BEGINNER Contouring Tutorial + Color Picking Theory


Idung gue ini pesek. Iya pesek.
Terus, diantara dunia yang penuh dengan beauty-brainwash ini, gue jadi kurang puas dengan bentuk hidung :( harusnya gak boleh gitu ya, jangan dicontoh.

Tapi karena gue udah menerima diri apa adanya, jadi gue udah lumayan puas dengan hidung gue yang mendelep.... Tapi......
Trend contouring lagi naik daun banget, gue sebagai wanita jadi pengen nyobain :')

Dan akhirnya, setelah sekian lama gue mencari shade yang tepat untuk kulit, gue memberanikan diri untuk membuat tutorial dan color theory #TSAELAH.

Oke, pertama-tama, gue bukan beauty blogger yang canggih ato gimana, bahkan gue sendiri gak tau apakah gue ini beauty blogger apa bukan (...), tapi menurut gue, gak papa dong kalo gue sharing hal yang menurut gue penting untuk diperhatikan dalam memilih shade? Kalo emang setuju ya alhamdulillah, kalo nggak setuju ya tinggal follow saya *loh*.

Untuk "color theory" ini sendiri juga murni asli original dari otak gue yang penuh dengan estetika musik dan teori perbedaan antara Symphony dan Sonata, iyak gaes, gue memang mahasiswi teladan yang ingat pelajaran saat di rumah.

Langsung cuss!



Makna dari contouring

"Contour" dalam Bahasa Indonesia artinya "Kontur", yang secara kasar artinya memberikan tinggi-rendah suatu permukaan, dalam dunia make-up teknik ini dipakai untuk membuat efek 3D pada wajah, yang artinya wajah memiliki 'kontur' yang indah dan sesuai dengan bentuk wajah.

Contouring ini meliputi 2 hal: Highlight dan Shading.

Highlight: Area yang timbul, biasanya berupa warna putih, kuning, apapun yang lebih muda 2-3 tingkat dari warna kulit asli.

Shading: Area yang mengecil, biasanya berupa warna coklat tua, 2-3 shade lebih gelap dari warna kulit asli.


Yang harus diperhatikan SANGAT adalah: Contouring berbeda dengan bronzing.

Peranan bronzing: mengimitasi cahaya matahari yang terpantul di wajah
Peranan contouring: mengimitasi bayangan asli pada wajah.


Banyak yang acuh kepada peranan 2 hal ini, yang akhirnya berakibat fatal seperti salah shade.

Lalu? Bagaimana caranya agar kita memlilih shade yang 'mendekati' bayangan warna kulit?



Color Theory

Shade yang "benar" dalam memilih shading, minimal memiliki tone yang sama.

Intinya gini:

Bule dengan tone merah berarti harus memilih shading warna coklat tanah (coklat kemerahan).
Orang asia dengan tone kuning berarti harus memilih shading warna coklat kekuningan.

Kenapa? Agar warna yang 'keluar' jadi selaras dan gak 'belang'. Sering liat kan orang Indo yang shading idungnya coklat kemerahan?

Naaaahhhhh...
Biasanya orang Indonesia ini memiliki tone kekuningan..
TAPI kebanyakan produk shading itu produksi orang barat, yang memiliki tone kemerahan :D

Jadi? 'Kuning'nya kulit Indonesia dan 'merah' nya produk contouring barat jadi bertabrakan dan gak selaras.

Masalahnya, ketika bule ini contouring dengan bronzer, hasilnya bagus, karena bronzer rata-rata memiliki tone merah atau orange.
Tapiii.. Kita orang Indonesia 'terpengaruh' dengan bronzer contouringnya orang bule, jadi kita ikut-ikutan contouring pake bronzer *tunjuk diri sendiri*. Padahal warna bronzer yang cenderung 'merah' dan kulit asia yang 'kuning' sama sekali gak cocok.

Waktu itu gue mencoba beli Bahama Mama-nya The Balm, dan hasilnya? MERAH. Muka gue jadi keliatan kayak pengemis yang abis jatuh kesandung kena tanah -_-
Kenapa? Karena orange banget kan Bahama Mama itu? Iya, gak senada sama kulit gue yang kuning banget.

Nah, untuk lebih jelasnya mengenai tone, ada di infografis ini:



Sleek Makeup Contouring Kit: Nggak cocok
Make Up Forever Contouring Kit: Cocok
Boho cosmetic in Cafe: Cocok
Nars Contour Blush: Bisa iya-bisa nggak
Bisa jadi acuan. Yang penting disini itu "tone"

Kok bisa ambil kesimpulan gitu? Karenaa...



Sleek terlalu merah buat gue, bisa dilihat di atas. Shade yang baik adalah ketika masing-masing shade di 'pick' di color picker (Photoshop), maka dia akan berpindah secara diagonal kanan. Kenapa diagonal? Karena tidak akan merubah 'tone'.
Si Sleek ini berpindahnya horizontal, yang membuat warna kulit gue yang tadinya jauh dari wilayah 'merah', jadi makin dekat dengan wilayah merah.
Kalau berpindah secara diagonal, memang akan lebih dekat ke wilayah merah juga, tapi juga lebih dekat ke wilayah hitam.

Catatan:

Karena ada Elfathiera yang ngingetin di Facebook, jadi mau mengingatkan sedikit kalau:
Tone disini tidak sama dengan undertone.
Tone lebih spesifik (red, beige, orange, yellow), kalau undertone sudah ada pengelompokan warm-cool-neutral-olive.
Kalau membeli sesuai dengan undertone, mungkin bisa kurang cocok. Tapi kalau sesuai dengan tone kulit, bisa lebih tepat :D


NARS ini 'bisa iya-bisa nggak". Kenapa? Karena dari pergerakannya masih horizontal, artinya tone nya masih berubah. jadi makin merah, tapi ia jarak pindahnya gak terlalu jauh, jadi warnanya gak terlalu gelap. Bisa dipakai di gue tipis-tipis.


Nah, perpindahan antara warna kulit asli dan warna Boho ini bergerak secara diagonal. Tidak mengubah "tone", tapi mengubah "shade".
Shade itu: Warna asli + hitam. Jadi warnanya makin gelap karena pergerakannya diagonal-ke bawah.
Artinya warnanya sama, tapi lebih gelap aja.
Jadi warna ini cocok untuk mengimitasi bayangan wajah.

Untuk Make Up Forever, sama juga kayak Boho, tonenya sama, tapi dia lebih muda, jadi mungkin gue lebih cocok sama Boho karena lebih bisa 'keliatan'.




Seperti yang gue duga, warna kulit dan warna Boho memiliki tone yang sama, hanya shadenya yang berubah :)

Tapiii.... Tau gak apa yang membuat ini rumit? Boho ini bukan contouring powder, melainkan eyeshadow.

Iya, sesulit itu untuk mencari warna yang pas.

Let's do this!

 Untuk perkenalan, Boho ini adalah kosmetik organic created in French, made in Italy. Ia dijual di Beauty Box Gancy. Ia mengusung konsep go green, bisa dilihat packagingnya dari kertas :D


#cafe



#ble HAHAHAH namanya lucu





#Cafe ini adalah eyeshadow dengan tone kuning-merah yang seimbang, warnanya seperti contouring shade nya Make Up For Ever! Mungkin ini bisa jadi dupe nya :D
#Ble adalah eyeshadow warna putih-sedikit offwhite yang memiliki efek pearly, bisa dijadikan highlighter.

Mereka ini kecil banget, mungkin 2xnya koin -_- Tapi mereka sangat pigmented! A little goes a long way, hanya perlu puk puk dikit untuk hasil yang terlihat.


Nah, kali ini gue mau contouring hidung.
Inilah hidung gue tanpa contouring.





Lumayan flat, tidak ada bayangannya -_-


Ini step-by-stepnya. Ingat ya, tutorial ini pure dari pemula ke pemula. Jadi gue mungkin agak kurang dikit-dikit, tapi semogga you get the idea.


1. Kerjakan highlighting terlebih dahulu agar mendapat 'gambarannya'.
Caranya mengetahui bagian yang ingin di highlight adalah pencet idung seperti ini. 
Kenapa?
Karena orang pesek itu susah nemuin tulang hidung hahahaha
Gak menonjol soalnya kan -_-

Idung ini dipencet agar tulang idung terlihat menonjol. Kalau sudah menemukan letak tulang hidung, tinggal di usap highlighternya. Dari tengah - bawah- atas. Puk-puk dulu satu puteran, lalu baru di 'sret' sekali.

Untuk Boho ini, karena memang pigmented, jadi sekali sret aja udah cukup.


Tadaaaaa
Sebenernya sampe sini udah sih cukup buat yang gak mau terlalu 'medok'. Bisa dilihat di gambar kalo idung gue udah 'terbentuk'.



2. Buat imitasi bayangannya (shadingnya). Caranya adalah puk-puk ke shading, lalu sret-sret sekali dengan jari atau dengan brush. Disini gue sebenernya bisa pakai brush, tapi untuk pemula pakai jari aja dulu biar 'ngerti' pemetaannya.
Sret-sretnya usahakan dekat dengan garis highlighter yaa


Memang kelihatan medok.


Ini 'pemetaan' yang gue maksud. Jadi tau dimana harus highlight, dimana harus shading.


3. Blend. Disini gue blend dengan jari.
Caranya? Batas antara shading dan highlighter di baur menyamping sampai garis tegas pemisahnya memudar. Jadi jarinya kayak lagi 'mengusap'  gitu.


Tada!




Garisnya memang sudah tidak terlalu kelihatan lagi, tapi gak ada salahnya buat di baur lagi. Habis ini gue baur dengan kuar agar lebih precise.


4. Blend blend



"Aku sudah berusaha sebisakuuuuuu~"





Nah, bisa dilihat. "Warna bayangan asli" sama "Warna shading" gak jauh beda kaaannn? 
Disini terlihat gak terlalu ngeblend, tapi di dunia nyata udah ngeblend.

Setidaknya gue udah punya tulang hidung, horeeee..



Maaf kalau belum rapih, tapi gue merasa puas dengan hasil 'pemilihan' warna. Gak terlalu merah, cukup natural dan mendekati warna bayangan asli.


Mungkin eyeshadownya gue pakai kebanyakan, jadi terlihat gak terlalu natural, lain kali gue pakai tipis-tipis aja, lesson learnt!



Jadi gimana? Apa membantu? Membantu dong pastinya!





22 comments :

  1. jadi maksud kamu kalau aku mau beli aku harus foto dulu produknya terus pick color di potosop gitu? kok sulit? xD eniwei harganya berapaaahhhh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes... and no ahah, soalnya kalo udah hafal sama tone sendiri pasti udah gampang nyarinya. Cuman kalo bener2 gak tau, daripada salah2 bali yakan hahaha, harganya....................... Lupa....................... #fail

      Delete
  2. Nahlaaa.. aku udah baca 2x di Bab Color Theory. Rada nggak ngeh... Pengen banget dijelasin secara langsung sama kamu.hehehe.. Btw.. makasi udah buat postingan ini ya.. Jujur aku kurang ngeh sama tone kulit sendiri. Kalo beli kosmetik ya asal comot, baca review atau minta saran sama BA.

    http://www.aloha-bebe.com/2015/11/eos-cat-eyes-brown-sotlens-sponsored.html?m=1

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe, biasanya sih kalo orang Indo rada kuning, jarang ada org indo yg tone nya merah :D

      Delete
  3. nahla psotingannya panjang,, dan penuh teori, tapi infografis dan tutorialnya suka,, jadi buat aku yang mancung #eh nggak perlu dipencet kan ya hidungnya, buat tau tulang hidung,,, Keren ah,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakakaka makasih yaaaa, senang kalau membantu

      Delete
  4. aku juga kalau contour-contouran(?) suka pakai eyeshadow. ngeri duluan kalau mau beli face contour, takut ga cocok. :D
    tapi selalu merasa contour-ku keliatan 'keras', jadi lebih sering dibiarkan idung pesek apa adanya >,<

    xx
    beautyandstory.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakeee contour brushhh biar lebih soft hehe

      Delete
  5. horeeeee nahla ada hidungnyaaaa.. *langsung digetok*
    makasih banget lho tips-tipsnya.. secara saya juga ga bisa banget dandan.. :D bisanya pake lipensetip doang...

    trus pake kayak ginian buat sehari2 gpp gitu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Horeeee~

      Biasanya nggak buat sehari2, ya boleh aja sih, tapi ribet ya kalo tiap hari pencet idung

      Delete
  6. saya orang indo tapi tone nya kemerahan, gimana donk (maksa biar bisa tetep beli).
    Akh saya suka sekali dengan modul efektif ini, belum kepikirin countouring pro dan bla bla nya, mash fokus dengan mata, tapi well semakin kesini, lemak diwajah minta dihajar, jadi saya harus belajr theory ini, #hikss.

    Meet Me, Writer of | MY Dellilah Blog |

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kaaann kamuh buleeeeeee, jangan lupa di print sebarluaskan ya, kalau perlu tempel di spion motor biar selalu teringat akan saya #thx

      Delete
  7. Rada g ngeh tapi dikit paham... Countur hidung emang gampang gampang susah hahahaha apalagi hidungku juga mancung ke dalam apalagi kulitku exotic (maksa banget 😀) make up juga udah kayak ondel" tapi bagi aku yg sulit ngebentuk alis soalnya alisku g aku cukur sebab kan g boleh... Ada tutorial atau apalah apalah yang bisa buat aku gampang ngebentuk alis... 😢😢😢 banyak lihat tutorial di youtube tapi mereka kan alisnya dicukur semua ( galau deh gue)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada kokkk coba ubek2 lagi, membentuk alis demgan concealer

      Delete
  8. Rada g ngeh tapi dikit paham... Countur hidung emang gampang gampang susah hahahaha apalagi hidungku juga mancung ke dalam apalagi kulitku exotic (maksa banget 😀) make up juga udah kayak ondel" tapi bagi aku yg sulit ngebentuk alis soalnya alisku g aku cukur sebab kan g boleh... Ada tutorial atau apalah apalah yang bisa buat aku gampang ngebentuk alis... 😢😢😢 banyak lihat tutorial di youtube tapi mereka kan alisnya dicukur semua ( galau deh gue)

    ReplyDelete
  9. Iyaaa aku sering sedih karena salah beli contour kit. Kan belinya online, begitu nyampe, eh kemerahan T.T. Tapi mau pakai esedo juga ngeri, seus. Esedo kan tebel gitu yah, aku belum jago ngeblend-nya.
    Aku paling suka pakai NYX powder blush yang warna taupe. Warnanya pas, nggak kemerahan, nggak ketebelan, gampang di blend :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. nyx powder blush taupe yah.. okeh noted... mau nyontek niih ceritanya

      Delete
    2. Iyaaaa yg taupeeee, emangpaling masuk sama kulit indo menurutku

      Delete
  10. Mama Mabiiiii tengkyuh terharu banget aku kamu bikin beginian. Eyke emang pusing banget beli produk contour yang sesuai. Tengkyuuuu jadi tau kudu beli apa. :'D

    ReplyDelete
  11. ilmu baru tentang contour... ye ye la la... meskipun sekarang belum pernah praktekin contour, tapi suatu hari nanti jg bakal dipraktekin. hehe ... XD *ketauan malas pake make up*

    ReplyDelete
  12. waaaaa, thanks for helping yaaa
    jadi tau kalo aku harusnya pake makeup forever contouring kit. Tapi mahal :')))))


    ReplyDelete
  13. postingan keren dan beraaaat... :D thanks yak nambah ilmu banget..

    ReplyDelete

Halo..
Semua komentar akan dimoderasi, jadi jangan kasar-kasar yaaa...
Kritik dibolehin lah pastinyo, cuman yang membangun eaaa~

Back to Top