SOCIAL MEDIA

Thursday, 4 May 2017

#SassyThursday - Penggalangan Dana di Lambe Turah?


YES, ini mau bahas cakbudi or whoever he is. Bagi yang nggak tau Cak Budi, dia adalah 'partner' Lambe_Turah dalam aksi penggalangan dana. Cak Budi keliling ke pelosok-pelosok untuk mencari homeless old people, anak sakit, anak cacat, anak yang butuh bantuan dari golongan bawah lah.

Kak Icha:


Sebagai 'penetral' dosa ghibah, Lamtur menyisipkan aksi donasi dari Cak Budi. Cak Budi punya akun kitabisa.com untuk penyaluran dana bantuan. Ya, ada yang transfer ke kitabisa.com, ada juga yang bisa langsung transfer ke rekening pribadi Cak Budi.

Nama Cak Budi langsung melambung, iyalah! Digandeng Lambe_Turah gitu. Saking melambung, artis kenamaan macam Rossa juga ikut turun ke aksi penggalangan dana-nya Cak Budi.

Belakangan terendus kabar dari akun gosip tetangga (@thenewbikingeregetan) yang mengungkap fakta bawa Cak Budi ini nggak 100% jujur shay. Oke lah, bagian ini masih bisa diterima. Tapi thenewbikingeregetan (TNBG) ini sampe mengorek hidup pribadi Cak Budi. Mulai dari hubungan dia dengan istrinya sampai kemana larinya uang donasi itu?

Dan lebih parah..

TERNYATA CAK BUDI BELI FORTUNER DAN IPHONE 7 DARI UANG-UANG ITU.

Well, katanya sih buat menunjang aktifitas penggalangan dananya.
Iphone 7 untuk ambil foto.
Fortuner untuk turun ke medan terjal perkampungan.

Gitu.

Eh?

Ya, mewah ya. Iphone 7 yang harganya 12 juta dan Fortuner seharga xxx juta. Bukan jumlah yang sedikit.

Cak Budi pun beli diam-diam dalam arti, ngga menginfokan ke donaturnya.

"Emang harus diinfokan?"

YA HARUS DONGG...
Uang donatur itu kan buat si miskin, bukan buat memfasilitasi Cak Budi.
Jelas menyimpang dari awal.

Gue ngga mau bahas lebih panjang kasus Cak Budi. Salah ya salah. Ngga menjaga perasaan donatur, menyalahgunakan uang.

Dan baru diketahui bahwa uang-uang itu masih belum disalurkan ke yang membutuhkan. Pantas aja kalau ada yang komen macam, "Kok di rinciannya cuma segitu ya? Perasaan yang donasi banyak deh?".

1,5 M bro. Atau 1,2? Ya berapapun nominalnya, itu tidak sedikit.

Gue yakin sih Cak Budi ngga sepenuhnya jahat, yakin karena aku ibu peri lah ya.

Cuman gini..

Kalian kok bisa yakin sama semua ini? Kalian kok mau aja ikut-ikut donasi dari sumber yang entah siapa, dari badan apa, verified nggak, kredibel nggak?

KOK BISAAA..

Manusia emang harus selalu berbuat baik, tapi kok bisa percaya aja sama yang namanya penggalangan dana dari akun gosip?

Gue sendiri ngga pernah ada niatan nyumbang ke Cak Budi. WHY? Karena ngga jelas, ngga transparan. Mending nyumbang ke panti asuhan aja deket rumah. Anak-anaknya jelas, ada di depan mata. Atau nyumbang masjid.

Nyumbang emang baik gengs, tapi namanya harta juga harus dijaga. Dijaga dalam artian, berani dipastikan itu harta jatuhnya kemana. Jelas ngalirnya ke mana.

Ada hal yang agak 'menonjok' dari penggalangan dana ini. Kalian tau nggak, penggalangan dana yang modelnya beli voucher 100 ribu? Yang sekali beli, ada booklet mini isinya kupon-kupon, voucher dsb.

Kalian tau nggak kalau yang mereka sumbangkan itu hanya 10% dari apa yang kita kasih?

10%!

Ini lembaga yang kredibel lho ya.

Sungguh shock pas baca keterangan kecil mini seuprit itu. Berarti gue cuma nyumbang 10 ribu dong? Padahal yang gue niatin ya 100 ribu. Uang beserta niat gue 90% nya entah dibawa ke mana.

Kalau kaya gini, kita jadi percaya sama humanity nggak? T_T

Apa dong yang paling bener? T_T

Nyumbang masjid, ntar si orang masjidnya ngga amanah gimana?
Nyumbang ke pengamen, ntar si pengamennya buat beli rokok gimana?

Maka dari itu Brian kadang suka nyumbang kepada orang yang ngga meminta. Seperti pemulung gerobak, ibu-ibu tukang sapu jalan, bapak yang jualan bola-bola karet.

Entah kenapa, gue dan Brian merasa mereka yang berusaha itu lebih 'kena' daripada yang meminta.

Tapi kalau gini, jadi bingung ya kalau mau tolongin anak kanker. Bingung, ntar kalo ternyata duitnya dipake buat beli fortuner lagi bijimane?

Tapi ternyata Cak Budi ternyata bukan orang yang jahat kok. Dia udah menyumbangkan semua uang donasi, penjualan iPhone 7 dan Fortunernya ke lembaga aksi yang kredibel (Aksi Cepat Tanggap).

Selain itu, Cak Budi akan melanjutkan aksi sosial tanpa menggalang donasi dari public.

Yah, dimaafkan deh ya si Cak Budi ini. Semoga para donatur juga maafin.

3 comments :

  1. Jadi pembelajaran bersama nih, aku blm pernah nyumbang ke beliau. Urusan jd panitia sedekah tanggung jawab dan godaanya gede, dunia akhirat

    ReplyDelete
  2. Hi, Nahla. Setuju deh sama tindakan kamu en Brian yang sedekah ke orang yang lebih membutuhkan, semisal ibu tukang sapu jalanan, dll. Bahkan kayaknya lebih bagus kalok kita nyumbang ke orang yang masik berusaha kerja ya. Eh tapi itu balik ke pribadi masing-masing sik. Wkwkwk.

    Duh. Kasus Cak Budi ini bikin aku gondok total. Syukurlah kalok dia tobat yes -_-

    ReplyDelete
  3. mantap pokoknya semoga terus sukses deh dan makin sering sedekah dapat pahala :)

    ReplyDelete

Halo..
Semua komentar akan dimoderasi, jadi jangan kasar-kasar yaaa...
Kritik dibolehin lah pastinyo, cuman yang membangun eaaa~

Back to Top